Cara Buat CV Yang Lolos Seleksi HRD Untuk Wawancara Kerja

Posted on

Cara buat CV yang lolos seleksi HRDKalau surat lamaran adalah pengantar agar HRD mau membaca Curiculum Vitae (CV) , maka dalam CV-lah anda bisa “menjual” kemampuan anda.

Setiap hari HRD mendapatkan puluhan bahkan ratusan surat lamaran, tentu mereka tidak membaca secara detil satu persatu.

Dalam tahap awal mereka akan melakukan screening secara cepat.

Dengan jumlah sebanyak itu lamaranmu tidak akan terlihat jika CV mu biasa-biasa seperti ini:

Data Diri

Nama : Dewi Lestari

Jenis kelamin : Perempuan

Tempat, tanggal lahir : Madiun, 31 Agustus 1993

Alamat tinggal : Jalan Kemerdekaan 56, Madiun

alamat email: Dewilestari@gmail.com

No telepon : 08128856221

Agama : Islam

Status : Belum menikah

Pendidikan

2012– 2016: Fakultas Ekonomi, Universitas Airlangga Surabaya

2009 – 20112 : SMUN 3 Madiun

2006 – 2009 : SMPN 4 Madiun

2000 – 2006 : SDN Kartoharjo 1 Madiun

Pengalaman Organisasi

2013 – 2014 : Bendahara Himpunan Mahasiswa Ekonomi

2013 : Ketua Panitia Acara HUT Fakultas Ekonomi

Kemampuan

Bahasa Inggris : Intermediate

Bahasa Indonesia: Advanced

 

Perencanaan dalam membuat CV 

Sebelum menulis surat lamaran dan CV lakukan riset dulu tentang bagaimana kondisi perusahaan yang akan kita lamar.

1.1 Bagaiman sistem kerjanya, bergerak di bidang apa, apa produk yang dijual.
1.2 orang seperti apa yang dicari oleh perusahaan dan skill apa yang dibutuhkan untuk dapat bekerja dengan baik.
1.3. Bila kita bekerja di perusahaan tersebut, apakah kemampuan kita bisa meningkat dan ada potensi pengembangan karir disana.

Untuk mencari informasi ini kita bisa mendapatkan melalui teman atau kenalannya yang bekerja di perusahaan yang akan kita lamar.

Cara kedua adalah dengan mencari informasi secara online dengan mengunjungi website perusahaan. Sekarang banyak perusahaan yang sudah punya web sendiri yang didalamnya menjelaskan tentang profil perusahaan, visi dan misi, serta produk atau layanan yang dijual.

2. Mengukur kemampuan diri kita.

Tidak jarang pelamar mencari jabatan yang lebih tinggi dari pekerjaan sekarang.

Misalnya pekerjaan sekarang adalah Salesman dan ingin melamar kerja sebagai sales supervisor.

Tentu saja kita harus bisa mengukur diri dan membuat persiapan sebelumnya dengan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan kita atau lewat jalur koneksi yang kita punya.

Tips dalam membuat CV yang bisa “menjual” kemampuan kita:

Supaya surat lamaran dan CV yang sudah dibuat dilirik oleh HRD, ada 6 tips yang bisa dicoba sehingga HRD mau memanggil kamu untuk interview :

#Tips 1: Buat beda dari yang lain

Seringkali kita buat CV seperti contoh di atas.  Untuk menarik perhatian HRD cobalah buat beda dengan menggunakan CV yang berdesain simple minimalis.

Jangan pilih yang terlalu mencolok dengan warna yang terlalu kontras, atau desain yang terlalu kreatif (kecuali yang kamu lamar memang industri kreatif) karena yang penting adalah isi dari CV-mu.

Tapi saya kan gak bisa desain?

Gampang kok, sekarang banyak waebsite yang secara online memudahkan kamu membuat CV online dan hasilnyapun keren punya!

Silakan cek website pembuat CV online ini:

#Tips 2: Jangan sekedar copi paste CV Lama

Walaupun CV isinya kurang lebih sama namun bila perlu lakukan perubahan, supaya selaras dengan surat lamaran kamu.

Periksa juga mungkin ada perubahan nomer telephon atau alamat email yang lama mungkin sudah lupa paswordnya dll.

#Tips 3 : Tulis secara detail apa yang selama ini kamu lakukan di pekerjaanmu yang dulu

Kalau dalam surat lamaran dalam kalimat isi, kamu tulis kenapa kamu berminat untuk melamar yang dihubungkan dengan kebutuhanperusahaan, maka di CV tulislah lebih detil pencapaian kamu tentang apa yang selama ini kamu kerjakan.

Untuk menuliskannya gunakan konsep Conteks (C) Action (A) Results (R):

Conteks (C) adalah bagaimana situasi yang kamu hadapi saat itu.

Action (A) adalah apa yang kamu kerjakan selama bekerja.

Results (R) adalah bagaimana pencapaianmu terhadap apa yang kamu kerjakan.

Kebanyakan orang ketika menulis pengalaman kerja hanya menuliskan posisi, nama perusahaan dan kapan ia mulai berkerja.

Contohnya seperti ini:

Tahun 2002-2005 bekerja sebagai salesman di PT Pharmindo Raya.
Tahun 2005-2010 bekerja sebagai Sales supervisor di PT Mitra Mandiri.

Dengan metode penulisan di atas HRD tentu saja akan kesulitan untuk menilai apa yang selama ini kamu lakukan.

Oleh karena dalam menulis pengalaman kerja lebih baik jika menulis dengan konsep Conteks (C) Action (A) Results (R) di atas:

Contohnya seperti ini:

Tahun 2002-2005 bekerja sebagai Salesman di PT Pharmindo Raya

-menghandle 10 modern market, 15 grosir dan 250 toko ritel.
-mencapai target penjualan 100% selama 3 tahun berturut dengan membina hubungan baik dengan toko.

Apa yang bisa perusahaan lihat dari penulisan di atas?

-Kita punya kenalan atau hubungan dengan 10 modern market, 15 toko grosir dan 250 toko ritel (Conteks)

-Kita selalu membina hubungan baik dengan toko (action)

-Selalu mencari toko baru dan menjual semua produk yang ada, yang laku (fast moving) maupun yang kurang laku (slow moving) (Action)

-Kita orang yang punya kemampuan dan motivasi yang tinggi terbukti dengan pencapaian target yang selalu 100% (Results)

#Tips 4 Tunjukkan kita adalah orang yang menguntungkan bagi perusahaan.

Tulislah dalam CV pencapaian anda selama ini dalam bekerja tidak hanya secara kuantitaf ( Sesuai dengan metode Conteks , Action, results diatas) tapi juga secara kualitatif.

Secara kualitatif misalnya dengan cara anda berhubungan baik dengan rekan kerja , toko, atasan, luasnya networking yang anda punya atau efektifitas sistem kerja perusahaan anda dulu yang mungkin bisa dikembangkan di perusahaan baru.

Dalam CV anda bisa cantumkan juga referensi yang berisi daftar orang baik itu atasan atau rekan kerja atau bila anda fresh gradute anda bisa mencantumkan nama dan nomer telephon dosen yang dulu pernah mengajar anda.

Tapi bila anda berniat menggunakan cara ini, pastikan yang bersangkutan memang benar-benar kenal dan punya hubungan baik dengan anda sehingga bila HRD menelpon, mereka akan bantu berikan referensi yang positif bagi kita.

#Tips 5 Jelaskan betapa luasnya pengetahuan anda

Yang terpenting dalam menulis CV adalah menunjukkan betapa luasnya pengalaman anda bukan berapa lama anda bekerja.

Lamanya pekerjaan tidak berati punya kemampuan yang dapat diandalkan.

Cara menunjukkan adalah dengan menunjukkan pemahaman yang luas terhadap terhadap industri yang digeluti, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru bila industri yang digeluti berbeda.

#Tips 6 Buat HRD penasaran

Banyak yang beranggapan bahwa menulis CV andalah sebatas memberi informasi tentang kualifikasi dan pengalamanyang  anda miliki  selama ini.

Padahal yang terpenting adalah bagaimana membuat HRD tertarik dengan kita dan mau mamangil kita untuk proses selanjutnya yaitu wawancara kerja.

Oleh karena itu jangan buat CV yang terlalu bertele-tele yang beri informasi tidak jelas yang malah buat HRD tidak tertarik.

Beberapa kesalahan yang sering dijumpai saat menulis CV

1. Layout terlalu penuh

Jangan karena anda menulis secara detail malah membuat layout CV-nya menjadi penuh.

Bila memang diperlukan anda bisa buat CV dalam 2 halaman sehingga terlihat penuh sesak.

2. Font yang tidak nyaman dibaca.

Jangan gunakan font yang terlalu kecil sehingga buat pembaca tidak nyaman.

Untuk itu bisa gunakan font dengan ukuran 11 yang tidak terlalu kecil, sedangkan jenisnya bisa dipilih yang umum seperti Arial atau Calibri.

3. Banyak salah ketik/typo.

Untuk menghindarinya silakan baca ulang hasil CV yang sudah kamu buat. Minta juga tanggapan dari teman atau ortu terhadap CV yang sudah dibuat.

Incoming search terms:

  • contoh cv yang menarik hrd
  • surat lamaran kerja lolos hrd
  • cara membuat cv yg menarik perhatian HR Hotel
  • contoh CV untuk wawancara
  • contoh cv stroberi madiun
  • contoh cv mencantumkan nama hrd
  • cara screening cv
  • cara membuat surat lamaran dan cv yang menarik hrd
  • cara membuat lamaran kerja yang menarik hrd
  • syarat supaya lamaran kita lulus seleksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *